Home / Cara Mengobati Cacingan

Cara Mengobati Cacingan

Dengan semakin berkembangnya teknologi internet, situs mengobati.org berusaha untuk memberikan informasi kesehatan dan artikel biologi sekolah untuk memudahkan anda mencari masukan yang dapat dijadikan bahan referensi anda.

Pada kesempatan kali ini, mengobati.org akan sedikit membahas artikel dan informasi mengenai " Cara Mengobati Cacingan ".

Pada artikel singkat ini, mengobati.org memberikan beberapa artikel yang dapat anda jadikan masukan.

Baca artikel : Cara Mengobati Cacingan
Cara Mengobati Cacingan

Cara Mengobati Cacingan

Cara Mengobati Cacingan – Jangan anggap sepele penyakit cacingan. Pada kondisi yang berat kecacingan bisa menimbulkan berbagai gangguan yang sulit disembuhkan.

Namun begitu, perlu waktu untuk melihat gejalanya. Mungkin saja saat banjir sudah reda, penyakit kecacingannya baru nampak. Di hari-hari berikutnya, mereka akan berkembang biak dalam tubuh. Sekali bertelur bisa mencapai ribuan.

Kedengarannya memang menyeramkan, tapi sebenarnya cacingan tidak mematikan dan Cara Mengobati Cacingan pun cukup mudah Gangguan yang ditimbulkan lebih kepada penurunan kesehatan tubuh. Anak yang menderita kecacingan kondisi gizinya akan menurun, sehingga kondisi kesehatannya tidak sebaik anak normal.

Bila masih dalam taraf ringan, biasanya gejala kecacingan tidak tampak. Yang terlihat hanya keterhambatan pertumbuhan fisik karena gizi yang masuk selalu diisap lebih dulu oleh parasitnya. Bila kondisi ini didiamkan, sangat mungkin cacing akan berkembang biak dengan cepat.

Cara Mengobati Cacingan Untuk Pencegahan :

Tak sulit mencegah cacingan pada anak. Inilah langkah-langkah untuk diterapkan pada anak-anak:

  1. Cara Mencegah Cacingan dengan memandikan anak setiap hari. Gunakan air bersih yang bebas dari larva cacing. Kalau perlu, gunakan sabun yang bisa membasmi larva cacing.
  2. Cara Mencegah Cacingan dengan Jangan biarkan kuku anak memanjang. Guntinglah kuku anak secara teratur. Kuku bisa menjadi tempat mengendap kotoran yang mengandung telur atau larva cacing.
  3. Cara Mencegah Cacingan dengan membiasakan anak untuk cuci tangan dengan sabun. Lakukan setiap kali setelah anak memegang benda-benda kotor atau sebelum makan.
  4. Cara Mencegah Cacingan dengan membiasakan anak untuk selalu menggunakan sandal atau sepatu bila keluar rumah, terutama bila berjalan di tanah. Tanah, terutama yang lembab, merupakan tempat favorit cacing untuk berkembang biak.
  5. Cara Mencegah Cacingan dengan mencuci sayuran mentah (lalapan) atau buah-buahan, cucilah dengan air bersih yang mengalir. Bila perlu gunakan sabun yang bisa digunakan untuk mencuci sayuran dan buah-buahan agar bersih dari hama.
  6. Cara Mencegah Cacingan dengan memberi anak pengertian agar tidak memasukkan jarinya ke dalam mulut. Terangkan kepadanya akibat yang bisa terjadi.
  7. Cara Mencegah Cacingan dengan melakukan toilet training pada waktunya dan ajarkan cara menjaga kebersihan saat BAB dan BAK.
  8. Cara Mencegah Cacingan dengan memelihara kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun halaman rumah.

Jenis Cacing dan Cara Mengobati Cacingan :

Berdasarkan jenis cacing yang biasa menggerogoti tubuh manusia dapat dibagi menjadi 5 jenis:

  1. Cacing Gelang   : Cacing jenis ini banyak ditemukan di daerah tropis dengan kelembapan tinggi, termasuk Indonesia. Jika sudah dewasa panjangnya bisa mencapai 10-30 cm.. Bila dilihat secara langsung, warnanya kuning kecokelatan dan bergaris-garis halus.   Cacing ini hidup hanya dalam tubuh manusia. Biasanya hidup di usus halus. Penularannya diawali dari feses yang keluar dari anak penderita. Setelah 2 bulan menginfeksi, cacing betina akan bertelur sekitar 20.000 butir per hari.   Cara Mengobati Cacingan menggunakan mebendazol 2x/hari 100 mg, pirantel 10 mg/kg BB dosis tunggal, albendazol 400 mg dosis tunggal pada waktu makan, piperazin 50 mg/kg BB. Masing-masing selama 3 hari.
  2. Cacing Cambuk  : Cacing cambuk banyak ditemukan di daerah tropis, seperti di Indonesia. Cacing ini betah tinggal di usus besar dan terkadang di usus buntu.  Gejala yang timbul bisa berupa penyakit usus buntu bila ada cacing di bagian itu, nyeri perut, diare dengan mukus (lendir kental dan (licin), kotoran disertai sedikit darah, penurunan berat badan, terjadi prolaps rektum (penonjolan di daerah anus), dan lainnya.  Cara Mengobati Cacingan menggunakan mebendazol 2x/hari 100 mg, albendazol 400 mg dosis tunggal pada waktu makan dan pirantel 10 mg/kg BB, masing-masing selama 3 hari.
  3. Cacing Tambang : Perkembangbiakannya menyebar ke seluruh dunia. Meskipun ukurannya hanya sekitar 1 cm, tapi dia bisa menghabiskan 0,03 cc darah per hari. Larva cacing ini masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang utuh, terutama di sela jari kaki. Umumnya cacing ini akan tinggal di usus halus dan menjadi dewasa.  Karena sering mengisap darah, gejala yang timbul bisa berupa anemia dan kekurangan zat besi. Namun, gejala ini biasanya baru timbul bila sudah terjadi infeksi berat dan berlangsung cukup lama. Obat yang digunakan untuk memusnahkan cacing ini adalah mebendazol 2x/hari 100 mg dan albendazol 400 mg dosis tunggal pada waktu makan, selama 3 hari.
  4. Cacing Kremi : Cacing kremi identik dengan kremian atau gatal di daerah anus. Gatal-gatal sebetulnya timbul karena saat itu cacing kremi betina yang sudah dewasa bermigrasi ke daerah sekitar anus untuk bertelur. Telur-telur inilah yang menimbulkan rasa gatal. Bila digaruk, telur akan pecah dan larva masuk ke anus. Selain itu, infeksi bisa terjadi melalui makanan atau debu yang mengandung larva. Meskipun tidak terlalu berbahaya dibandingkan cacing jenis lain, terkadang kremian bisa membuat anak rewel, sukar tidur, malas makan, dan akhirnya kurus. Obat yang biasa digunakan terhadap cacing kremi adalah mebendazol dosis tunggal 100 mg, pirantel 10 mg/kg BB, albendazol 400 mg dosis tunggal pada waktu makan, piperazin 50mg/kg BB, selama 3 hari.
  5. Cacing Pita : Penularan cacing pita agak berbeda dari yang lain karena biasanya dia hidup di tubuh sapi atau babi. Orang yang sering mengonsumsi daging sapi atau babi yang masih mentah atau dimasak kurang matang sangat mungkin terinfeksi cacing pita. Bila terinfeksi cacing ini, umumnya gejala yang terlihat ringan saja, bahkan tanpa gejala. Biasanya berupa gangguan pencernaan. Namun, bisa juga terjadi gejala agak berat, seperti ayan (epilepsi) atau munculnya benjolan kecil sebesar kacang hijau yang jumlahnya lebih dari satu di kulit. Obat yang digunakan terhadap cacing pita adalah praziquantel 600 mg setelah makan dan niklisamid, anak >8 th, 1 g dikunyal halus saat perut kosong, disusul dengan 1 g lagi 1 jam kemudian, setelah 2 jam baru boleh makan. Anak 2-8 th dosis setengahnya. Untuk anak <2 th dosis seperempatnya.

Demikian Sedikit bahasan mengenai pencegahan dan Cara Mengobati Cacingan

Copyright : Dengan alasan hak cipta atas artikel dengan judul Cara Mengobati Cacingan yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. mengobati.org hanya menampilkan sebagian isi dari Cara Mengobati Cacingan. mengobati.org hanya menyediakan layanan pencarian artikel kesehatan atau biologi, seperti Cara Mengobati Cacingan yang dapat anda temukan dengan layanan pencarian yang sudah tersedia. Dan seluruh artikel yang terdapat di mengobati.org ini kami ambil dari beberapa blog terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Cara Mengobati Cacingan secara lengkap, anda dapat mencari beberapa artikel biologi atau informasi kesehatan pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Artikel di cari :

definisi had deria penglihatan wikipedia, transeksi wikipedia, kecacingan ppt, cara mencegah degenerasi telinga, badan cepat lengket